Minggu, Februari 13, 2011

Pacaran Beda Agama

Pacaran Beda Agama
Pacaran beda agama atau keyakinan … ?
Pada masa ini banyak kita jumpai pasangan muda-mudi yang berpacaran walaupun mereka memiliki keyakinan yang berbeda. Cinta … dan cinta … itulah magic word bagi pasangan yang sedang kasmaran dan merupakan kekuatan besar yang dapat meniadakan segala macam perbedaan termasuk perbedaan agama.

Tetapi benarkah demikian …?



Berbagai persoalan mulai bermunculan ketika status pacaran tersebut akan ditingkatkan ke tahap yang lebih serius, mulai dari pihak mana yang harus “mengalah”, biasanya baik pria maupun wanita saling bersikukuh dengan keyakinannya dan saling mengajak pasangannya untuk “ikut” keyakinannya, kalaupun ada yang “mengalah” dan bersedia mengikuti pacarnya, biasanya orang tua yang menolak bahkan tidak jarang para orang tua sekuat mungkin memisahkan mereka. Ada yang tetap nekat jalan terus, tapi ada juga yang langsung bubar …!

Sebut saja pengalaman Dewa dan Dewi lima tahun mereka pacaran, namun pada saat meningkat ke tahap yang lebih serius, orang tua mereka tidak setuju, akhirnya walau sangat pahit hubungan mereka terpaksa bubar !!! lain lagi dengan Hana tiga tahun membina hubungan dengan Joko, namun pada saat mulai menginjak tahap mempermanenkan hubungan mereka dengan membangun rumah tangga, orang tua mereka tidak setuju, walau hubungan mereka tidak sampai bubar, namun Hana dan Joko menjalani hubungan pacaran ini dengan perasaan bingung dan khawatir akan kelanjutan kisah asmara mereka.

Pernikahan memang bukan hanya sekedar perwujudan perasaan cinta antara pria dan wanita tapi lebih dari itu dibutuhkan suatu kesediaan untuk tidak hanya mengedepankan perasaan dan kepentingan diri sendiri serta keyakinan yang dianutnya tetapi juga harus peka terhadap perasaan dan kepentingan serta keyakinan yang dianut pasangannya.

Menjadi persoalan ketika perasaan dan kepentingan ataupun keyakinannya berbeda, pada saat itulah berbagai masalah akan menghadang, karenanya dibutuhkan kesadaran dan kesediaan dari setiap pasangan untuk menyatukan visi sehingga berbagai perbedaan tersebut dapat diatasi.



YMads.com
CPM Advertising

154 komentar:

van mengatakan...

memang sering terjadi yg demikian boss... tapi kadang ada juga hubungan mereka mengalahkan larangan orang tua.. hingga dipilhlah jalan pintas dengan cara kawin lari.. mungkin semuanya sudah kehendak tuhan, jika jodoh takkan kemana..

HTC mengatakan...

wah ada oom van tuh di atas he,,he,,
salam kenal dan salam persahabatan sobat,,,
bersediakah anda bertukar link dengan blog saya yang masih sangat sederhana...?
saya tunggu balasannya...
terima kasih...

iMemovaz mengatakan...

Klo menurut ajaran agama yang saya anut, pernikahan yang beda agama sama dengan berzina, karena tidak sah menurut agama. :)

Agung X-Zeg Indraguna mengatakan...

cinta memang harus dimiliki setiap orang.
tapi engga pantes rasanya kalo cinta dijadikan alasan buat ngelanggar keyakinan yang kita miliki terhadap Tuhan, terlebih harus sampai membantah orang tua pula ..
engga ah.. engga mau !! (takut dosa + durhaka)

Johnson Manurung mengatakan...

@ Van : betul sahabat kalau jodoh memang tak kemana
@ HTC : Salam kenal juga sahabat
@ iMemovaz : berzinah perbuatan yang tidak terpuji
@ Agung : setuju sekali sahabat
@ All : Terima-kasih atas kunjungan dan komennya

Teras Info mengatakan...

cinta merupakan penyatuan suatu perbedaan, tapi saya berpegang teguh terhadap agama yang saya anut, bahwasanya pernikahan yang berbeda agama itu dilarang... ^_^

iam mengatakan...

Betul dgn apa yg dikatakan pada komentar di atas. Beda agama, lalu menikah. Sama saja dgn zinah :)

Soesilo Adji mengatakan...

Itu sih tergantung dari individu yang menjalani pak, kalo menurut saya lebih baik memilih yang seiman aja..karena itu masalah keyakinan, bukan cuma karena mengikuti perasaan atau kata hati saja

Run-D BLoG mengatakan...

sy sependapat dgn teman imemovaz nikah beda agama sama dgn berzina

id-yansoft mengatakan...

betul saya setuju dengan opini anda :)

TUKANG CoLoNG mengatakan...

jadi solusinya, terusin nikah atau pisah aja..? (:

lina@happy family mengatakan...

Saya pernah mengalami ini Pak. Kita memutuskan untuk berpisah dengan baik2...

matatelinga mengatakan...

Perbedaan kadan menyenangkan namun ada juga perbedaan yang memang menyakitkan, yang ditulis diatas salah satunya

Agung Car mengatakan...

Tujuan mungkin sama Bang J. Tapi jalan yang dilewati berbeda jauh, mengantisipasi masalah yang pasti muncul (mungkin) lebih bijaksana dibandingkan belum siap menghadang masalah yang (pasti) akan datang jua

Johnson Manurung mengatakan...

@ Teras Info & Iam : pernikahan memang berusaha tuk menyatukan perbedaan, namun lebih baik pernikahan dilaksanakan dalam satu keyakinan/agama.
@ Soedsilo Adji : setuju sekali Pak
@ Run D Blog & Id-Yansoft : betul sahabat
@ Tukang Colong : pacaran beda agama namun pada saat masuk ketahap pernikahan mungkin perlu berunding untuk melangsungkannya dalam satu agama.
@ Bu Lina : sejauh dilakukan dengan penuh kedewasaan dan hati dingin tentu akan menghasilkan yang baik
@ Matatelinga : betul sekali Pak, itu sebabnya lebih baik dibicarakan lebih awal, sebelum semuanya serba "terlanjur"
@ Agung Car : sangat setuju sekali
@ All : terima-kasih para sahabat atas kunjungan sharingnya.
Salam

Ferdinand mengatakan...

Hem.. aku pun pernah berurusan dengan hal itu Sob.. itu kenapa dulu aku pernah posting tentang ini haha...

aku sih percaya sama yg terbaik yg udah disediain Tuhan aja.... klo Dia berkehendak kan apapun terlaksana... :D

Semangat n met aktivitas Sob..

Miecyber mengatakan...

Sebagai orang Muslim, akidah perlu kita jaga sehingga akhir hayat kita...

Adegan merokok di haramkan di China

PIK Remaja Al-Hikmah mengatakan...

Di setiap agama sudah ada kriteria2 pasangan hidup yang dianjurkan, ya mau ga mau kita harus mengikuti aturan. Lebih mahal mana Agama dan Cinta, masa kita harus menual Demi Cinta???

PIK REMAJA AL-HIKMAH mengatakan...

Di setiap agama sudah ada kriteria2 pasangan hidup yang dianjurkan, ya mau ga mau kita harus mengikuti aturan. Lebih mahal mana Agama dan Cinta, masa kita harus menjual Agama Demi Cinta???

Regresi Linear Sederhana mengatakan...

nice info.. thanks for sharing

rina mengatakan...

kunjungan petang

sichandra mengatakan...

cinta emng membuat semuanya menjadi terlupakan...

Miss Rinda mengatakan...

Jadi ikut sedih ya mas,kalo denger ada pasangan yg ngerasa berjdoh tapi ternyata gbs nyatu :(

jangankan yg beda agama, yg 1 agama aja byk ya mas yg ga bisa happy ending gara2 faktor (misalnya) status sosial/gelar.

soalnya ada tmn sndr yg ngalamin, dia udh mw S1 tp cwonya cuma lulusan D2,jadi ortunya ga setuju.Mereka masih backstreet n berat bgt buat mutusin pisah, jadi sedih banget kl tiap dia curhat mas hiks :(

TUKANG CoLoNG mengatakan...

dan ada beberapa yg bisa bersuami istri dengan dua agama yg beda, meski pasti ada pihak yg harus sedikit ngalah

mmsb mengatakan...

wah, rame ya kalo udah berbicara masalah cinta, dan runyam kalo dah membahas penyatuan hati, akan tetapi terjadi berbeda kejayinan.
Tambah runyam lagi, karena pernikahan itu bukanlah menyatukan dua insan lain jenis akan tetapi menyatukan 2 keluarga besar dari pasangan tersebut.
Jadi pikir ulang deh konsep berpacaran beda agama, itu mungkin ......

Yulis Samoa mengatakan...

Jadi inget waktu itu... Saya masih pakai seragam abu-abu...hehehe..
Seorang pria tampan yang berbeda keyakinan dengan saya, berusaha mendekati saya. Kalau istilah gaul sekarang tuh yah Pedekate gitu ya mas...hihihi..
Tapi saya takut keterusan... Keterusan jatuh cinta maksudnya.. Karena orang tua saya langsung mencak2 begitu tahu kalau pria tersebut berbeda keyakinan dengan keyakinan keluarga besar kami.. :)

Muammar-Xp mengatakan...

wah...kalau begini hancur indonesia sob...

Johnson Manurung mengatakan...

@ Mas Ferdi & Mieciber : saya pun sependapat sahabat
@ PIK : setuju sahabat kita harus memilih sesuai dengan tingkat prioritas.
@ Regresi : sama2 sahabat
@ Si Chandra : semoga tidak semuanya terlupakan
@ Mis Rinda : turut prihatin juga untuk temannya mbak, semoga kedepan akan memperoleh yang terbaik.
@ Tukan Colong : mungkin juga ada, btw kalau nggak salah di Indonesia tidak bisa lagi perkawinan antara agama yg berbeda.
@ MMSB : betul sahabat pernikahan pada dasarnya juga merupakan penyatuan/pembauran tradisi, kebudayaan & juga keluarga masing2 pasangan.
@ Yuli Samoa : mengkaji ulang sebelum melanjutkan/memulai merupakan hal yang bijaksana mbak.
@ Muammar-XP : janganlah sahabat

Penghuni 60 mengatakan...

jalan satu2nya ya, hrs ada yg rela mengorbankan keyakinannya.

etha mengatakan...

omm, aq pernahh mengalami ini.. tapi , untung nyahhh gag samapi kejadian hihiih.. etha sholat minta petunjuk, dan diaa ternyata bkan yang terbaik hihiih

Kelpo mengatakan...

Menurut saya pacaran beda agama gpp, asal menikahnya sama agama ..

Johnson Manurung mengatakan...

@ Penghuni 60 : betul sahabat
@ Etha : setuju kita tidak melulu harus mengikuti perasaan
@ Kelpo : kalau dapat terlaksana itu solusi yg cukup baik

akangbandung mengatakan...

kalo saya sih gak bisa komentar apa-apa , soalnya masih sakit hati karena cinta kandas beda usia

Akoey mengatakan...

Atikel yang bermanfaat, semoga bisa mengingatkan para remaja masakini yang "nyaris" mengabaikan agama sebagai dasar untuk hidup (terutama dalam hal percintaan ini).
terimakasih sudah share..

Willyo Alsyah P. Isman mengatakan...

jangan akal membutakan mata dan mata mematikan akal...dengan alasan CINTA

Online Unsolved Mysteries Story mengatakan...

Artikel ini sangat membuat mata saya ingin membacanya...karena saya sampai detik ini mengalaminya dengan hubungan sudah mencapai 4 tahun bulan kemarin... dan saya pun bingung antara pesimis dan harus bagaimana menjalani hubungan kedepan ini... apakah harus putus atau tetap lanjut dengan bayang2 tembok besar itu terus menghantui.....
gan.... bolehkah kita bertukar link agar semakin dekat???

Johnson Manurung mengatakan...

@ Akangbandung : ikut prihatin sahabat tapi tetap semangat ya ...
@ Akoey : sama-sama sahabat
@ Willyo : betul bang Willyo
@ semoga saja mendapatkan solusi terbaik sahabat

Anisayu mengatakan...

wah susah kalo beda agama, tapi ada juga yg rukun2 aja hidup bersama dan menghormati keyakinan masing2 ,hehehe kalo aq mending ga bersama tapi bahagia bisa memiliki cintanya,,,, hehehe nice info...

Iskaruji dot com mengatakan...

Aturan agama dan "rasa"...ehm...memang terkadang berjalan tidak beriringan. Personally, saya lebih memilih aturan agama. Bagaimanapun juga, gama menawarkan opsi lain yang kemungkinan bisa kita ambil...

Johnson Manurung mengatakan...

@ Anisayu : sedikit sekali yg bisa begitu mbak ... memang cinta tidak harus memiliki.
@ Iskaruji : betul sahabat memang untuk itu dibutuhkan kedewasaan berpikir.

Pradisz Wardhana mengatakan...

Cinta itu memang buta ya dan tidak harus memiliki !

Tips Block Pop up Windows mengatakan...

cinta menjadi indah jika di tempatkan pada tempat yang tepat, namun agama adalah hal utama menurut saya mas he he, makasih sharenya..
o iya saya jawab: pop up pada blog ini asalnya dari widget alexa rankwidget mas, met liburan :)

ARB mengatakan...

hey great post. Keep writing and success for u.
http://stophandsweating.wordpress.com

Agung A. Kusuma mengatakan...

yah, cinta memang bisa buat orang lupa semuanya bahkan keyakinannya..
lebih baik berpisah apabila beda keyakinan cz jika ke jenjang yang lebih serius lagi bkan tidak mngkin banyak sekali hal2 yang akan menjadi sulit..

aziscs1.com mengatakan...

Kita harus tetap Teguh pada keyakinan kita terhadap Tuhan, walaupun harus berkorban

Ramirezz mengatakan...

Sepertinya pacaran beda agama memang susah..
kadang ortu ga setuju, dan banyak masalah lain yg menghadang..

jims mengatakan...

in this case I fully agree with your opinion

Ilham mengatakan...

Setuju banget saya gan .. :D

Johnson Manurung mengatakan...

@ Pradisz Wardhana : paling tidak Cinta memang tidak harus memiliki
@ Alkatro : setuju mas & makasih atas bantuannya, salam
@ Agung : betul sahabat, oleh karena dituntut kedewasaan berpikir
@ Aziscs & Ramirez: setuju sahabat
@ Jims : thanks for the visit & comment
@ Ilham : makasih mas Ilham atas support

Lisna Lina "Lily" Simangunsong mengatakan...

menurut aku sih kalo dah beda keyakinan bagus gak usah diterusin deh, soalnya bakalan ribet, cintakan gak harus memiliki...:D

Rofi mengatakan...

Menurut saya sebisa mungkin kita menghindarai berpacaran dengan perbedaan agama. tidak hanya beresiko kandas di tengah jalan, akan tetapi rentan menimbulkan kesalahphaman dari keluarga masing2 pihak.

r1k4y mengatakan...

klo cinta agama apa pun pasti bersatu hehe^^

Rasau Hijau mengatakan...

Bullshit yang namanya cinta...

kopral-X mengatakan...

Cinta lawan jenis lantas mengorbankan keyakinan ? haha..itu hal bodoh,langsung saja pada pertanyaan pilihan buat yang mengalami,LEBIH PENTING MANA PACAR ATAU AGAMA ?? cuma orang gila yang memilih pacar ! cinta..cinta..dan cinta,saran bagi yang mengalami,lebih baik anda mencoba satukan Misi dulu,uji pemahaman masing masing tentang agama dan keyakinan,tunjukkan kebenaran dan bukti yang diyakini masing masing,kalau gak bisa atau gak ngerti agama mending bubar sajalah,belajar agama dulu baru cari pasangan hidup,tuhan maha adil kok,dan satu yang pasti...tuhan lebih Maha Mengasihi dibanding PACAR hehehe.. pissss..

media update mengatakan...

wah ini mengingatkan saya pada saat saya masih SMA dulu gan....yach itu saling berrpacaran beda agama yach itu sama dengan beda prinsip

Adamssein mengatakan...

Wah mnrik juga nih, nah sbgai solusi atas smua ini aDamssein nulis artikel ttg Fakta Kepalsuan Pacaran, biar tau apa-apa yg ada didalmnya, knapa pacaran diharamkan oleh Islam.

http://www.adamsains.co.cc/2011/03/fakta-kepalsuan-pacaran.html

Tips Trick mengatakan...

Btw, kapan ya sy bs pacaran? (lagi).... :D

tiwi mengatakan...

Sore Pak Johnson...., hmm, agama sama aja kadang beda pendapat, apalagi kl beda keyakinan bakalan susah...., yah, terserah msg2 org utk menjalani hdp mereka msg2, moga2 kita semua sll dlam lindunganNYA....Amin.

Belajar Komputer mengatakan...

Setelah menyimak artikel, pd dasarnya cinta bisa mengalahkan semua dan bnyak juga diantara mereka mempertahankan bahkan ada juga keluarga menyerakhan sepenuhnya kepada sang anak... bagus atikelnya gan..

Duwii's World mengatakan...

jadi kesentil nih, kemarin sempet pacaran sama yang beda keyakinan, gimana jalaninnya ya biar bisa lancar..?

Real Indonesian Ladies mengatakan...

Menyedihkan yah :)
Hal ini sama seperti apa yang salah satu teman blogger saya rasakan om :)
Jadi yang mengalami masalah seperti yang di atas itu yang sabar aja yah? Jodoh ga bakalan kemana deh.

Real Indonesian Ladies mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh penulis.
sdnkalisari05pagi mengatakan...

bagi saya pribadi..berpacara dengan berbagai perbedaan (beda agama, beda keyakinan, beda prinsip dan beda-beda yang lain) adalah sah-sah saja...knp?...krna mereka berdua pastilah sudah tau konsekunsi/resikonya.hanya sekarang bgm mereka menjalaninya..kuat ngga...menghadapi berbagai penolakan...yang satu kenyakinann aja terkadang kaga kuat..walaupun ada sahabat saya yg ttp rukun sampai kakek-nenek tp khan jarang....

Penulis Jalanan mengatakan...

agama seharusnya bukan hasil dari pemaksaan.. jangan pula dijadikan alasan..
jalan terbaik ada pada masing2 individu.. bagaimana menuruti kata hatinya, tentunya dengan birpikir jernih dan tidak mengedepankan "cinta" sebagai alasan.

UII Fans mengatakan...

Artikel yang menarik..
Makasih infonya..
Salam...:)

Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan
Universitas Islam Indonesia
http://fcep.uii.ac.id/

xamthone plus mengatakan...

ya... sblum pcaran harusnya kita mlihat" dlu kdepannya sperti apa...
jgn lgsng bilng cnta saja..

Farixsantips mengatakan...

Memang kesering seperti itu... Susah di pisahkan bagaikan lem power glue (apadah). Nice post gan

Tips cantik atas bawah mengatakan...

meski kita saling mencintai, kalo beda agama atau keyakinan lebih baik ga usah di teruskan, itu demi kebaikan bersama, daripada nantinya timbul masalah dan persoalan yg justru akan merugikan kedua belah pihak, timbul konflik diantara dua keluarga. meskipun ada jg cinta beda agama berjalan dgn baik2 saja, tapi itu sangat jarang. toh cinta ga harus memiliki kan?

Viyan Pradita mengatakan...

Menarik, semua itu tergantung kitanya aja dalam menjalaninya. tp kalo beda agama, rata2 ortu'lah masalahnya. yg sering mereka gak setuju.

Air Minum Sehat mengatakan...

cinta itu butuh proses , nah pada saat proses awal jika jelas beda keyakinan , stop.... jangan di lanjutkan daripada banyak yang tersakiti ...

alaysdy mengatakan...

ya sebaiknya kita nyari pasangan yang seiman lah daripada menyesalnya belakangan... keep posting kawan

yeremia mengatakan...

Tuhan satu.. Kita yang berbeda..

Advan Angkasa mengatakan...

sebaiknya hindari dan jangan masuk ke area itu, sangat sangat menyakitkan dan tersiksa, akan merasa bersalah seumur hidupnya. STOP !

http://advanshare.blogspot.com

yossi yutrian mengatakan...

Nikah beda agama,Khusus untuk yg beragama Islam sudah jelas tidak dibenarkan, malah ada yg nekad nikah ke luar negri, tetap saja sama dengan kumpul kebo, karena nikah nya tidak sah menurut agama, kalau mau terus ya silah kan saja, dan pada akhir nya, terbentuk lah keyakinan Gado-gado,
Kasihan banget.

Bokep news mengatakan...

walau bagaimanapun yg se agama lebih baik deh,

halimah mengatakan...

kalau sekadar pacaran mungkin sebagian masalah masih bisa dikompromikan. Tapi, kalau ingin melangkah ke jenjang yang lebih jauh......masalah semakin rumit dan penyelesaiannya pun berbelit-belit :D

hobby exchange mengatakan...

mnurut sy emang klo bs lebih baik 1 agama. thanks artikelnya bang admin.

Rumah Dijual mengatakan...

Yach begitulah cinta kadang sulit untuk dimengerti dan suka aneh ,,

Faariis mengatakan...

cuba kamu fahami maksud surah al-baqarah ayat 221

FB mengatakan...

sebaiknya dihindari,sebab akan banyak masalah yang akan dihadapi seumur hidupnya. Bagi saya perkawainan adalah sakral dan hanya dilakukan 1x seumur hidup.

http://link-c.blogspot.com

Links B mengatakan...

Akan menghadapi banyak masalah sebaiknya dihindari.

http://links.spi-blog.com

Ummiega mengatakan...

Memang dilematis bila ini terjadi karena dampak kedepannya cenderung tidak baik. Itulah fungsi pendidikan dalam rumah tangga untuk mendidik anak dari sedini mungkin. Khususnya tentang mana yang boleh dan mana yang dilarang dalam agama.

AGAMA KU ??AGAMA MU ?? mengatakan...

saya salah seorang yang pacaran beda agama selama hampir 4 thun ,,keluarga saya tdk bs menerima pacar saya.bukan hanya agama,tetapi materi!keluarga dia bs nerima saya jika saya ikut dia ..apa yang hrs saya lakukan ??saya tdk ingin pisah dari dia ,saya ingin perjuangankan cinta kami ,,siapapun yg baca ini ,,tolong bntu saya ..saya merasa streess ,,dituntut untuk putus :(

DELON mengatakan...

saya sama pacar saya skarang juga lagi bingung..kita sama" saling menyayangi,,,kita pengen bersatu,,tapi masing" tetap brepegang teguh pada keyakinan masih2..
apa kita bisa jalani masing" seperti JAMAL MIRDAD N LIDYA KANDAU????????

COF mengatakan...

Kalo ane sob lebih memilih yang satu keyakinan, nice article sob, sukses selalu untuk sobat.

Muhammad Adam Hussein [Adamssein] mengatakan...

Fakta Kepalsuan Pacaran menurut Muhammad Adam Hussein dalam artikel ini, antara lain: 1. Sifat Asli Takkan Ditemui, 2. Janji Tak bisa Dipegang, 3. Pacaran itu bukan Ikatan tapi Status, 4. Membuang waktu sia-sia, 5. Gelisah disebabkan tidak memiliki seutuhny, 6. Merusak Persahabatan, dan 7. Jauh dari Ilahi. Dari sinilah, kita telah mengetahui kebenarannya yang seringkali orang lain menutupinya, karena hal ini kebenaran maka harus diungkap bukannya disembunyikan. Jika berhenti pacaran atau tidaknya, itu kembali pada masing-masing individu yang bertanggungjawab, penulis hanyalah sekedar mengingatkan selebihnya gimana pembaca, sebab tiap orang memiliki jalan hidup yang berbeda antara jalan yang menyimpang dari agama atau jalan yang sesuai dengan agama khususnya Islam.
http://www.adamsains.us/2011/07/fakta-kepalsuan-pacaran.html

yoetama mengatakan...

yang jelas tergantung dari hati dan pikiran masing2, gak selamanya yang beda itu salah dan gak selamanya yang sama itu benar,,

blogger samarinda baru mengatakan...

wewww... no problem selama meraka tidak melakukan hal yg negatif

iyazone mengatakan...

cinta memang buta

angelwise mengatakan...

begitulah cinta bro

angelwise mengatakan...

cinta

BELAJAR GITAR mengatakan...

memang cinta tidak dapat dipisahkan....cinta itu kekuatan baru :)

berita anak medan mengatakan...

cinta tanpa perbedaan maupun pandangan.....susah utk dijelaskan....... hny kedua insan itu sendiri yg dpt memecahkannya persoalaanny tersebut hee

War mengatakan...

Zaman udah dekat kiyamat, demi cinta mengorbankan Agama sudah biasa

Ichwan mengatakan...

Semoga anak cucuku tidak demikian, aaaamiiiin

Nurman Ali mengatakan...

kayaknya tidak deh .. bisa2 gw dikeluarin dari silsilah keluarga, hilang dari pergaulan , bahkan keluarga gw bs dicemooh oleh kaum adat...

Redva Kaurvaki mengatakan...

blogwalking :)

UrlShock mengatakan...

wah berat kalau cinta nyerempet masalah keyakinan.. memilih bubar memang lebih baik.. dari pada harus ada yang berkorban...paling2 kalo bubar kita cuma korban perasaan doang.. gak musti berkorban keyakinan,cinta kasih orangtua ,apalagi nanti kalo punya anak pada bingung deh milih keyakinannya.. kayak milih partai ajeh... hehehe

sepatu online mengatakan...

wah repot jg ya

domi oktama mengatakan...

hanya ada satu solusi, yaitu tanamkan pada diri bahwa jodoh kita adalah orang yang seiman, dan jangan memaksakan kehendak. :)

sejuta trik blogger mengatakan...

waw. benar sekali bos, ane pernah ngalami, btw thanks. salam kenal

sentuhan ajaib pasutri mengatakan...

sensasional

(Aku Bukan) Bang Thoyib mengatakan...

abiz bac ..
hik..hik jadi inget sama masa lalu;..
alkisah d tahun 2002 an aq ngalamin kyk gtu, jalan dah 2,5 thun akhirny KANDAS juga,...
Thanks atas good Artikelnya Sobat

Ahma Indraki mengatakan...

Ya konsekuensi pacaran beda agama tuh pak, kalau nggak mau ujungnya mederita ya sewaktu nyari pacar kalau sebisa mungkin mencari yang seiman. Kalau ke depan serius kan enka tuh... kalau beda agama, pasti banyak pertimbangan dll.. nice artikel.

____________
ahma indraki

Aplikasi Windows mengatakan...

mantap sob.. ayo berhitung... :)

NISA PS mengatakan...

Ingat masa lalu,
Pacaran beda agama menurutku sah-sah aja tetapi untuk kejenjang yang lebih tinggi ( pernikahan ) dibutuhkan pengorbanan. Kasian keturunan kita kalau dalam rumah tangga ada perbedaan prinsip agama.
2 tahun aku jalani pacaran beda agama dan akhirnya 2005 saat menikah istriku mengikuti prinsipku dan jadilah MUALLAF. Alhamdullillah sampai sekarang dan mendidik anak-anak menjadi anak yang sholeh dan sholekhah.

HD Cafe mengatakan...

An awesome article, thanks for sharing it.

HD Cafe

Catatan Ardha mengatakan...

ada yang mengatakan pacaran atau menikah beda agama sama dengan berzina yang artinya berdosa jika dilakukan

Gita Angelica mengatakan...

Hmmh,aku sih sedang pacaran dan juga dia beda agama. Dan, Tetep fine sih... Tapi agak bingung gitu :(

Muhammad Jumani mengatakan...

Pasti susah yah, apalagi kalau dari keluarga tidak merestui.. biasanya ada salah satu yang mengalah..


Furchange

wddwblog mengatakan...

"PACARAN " dari katanyanya sudah membuat jengah di telinga. eits... tapi itu dulu.
sekarang no pacaran no gaul lagi. itu slogan untuk semua kaum adam dan hawa yang merasa kesepian atau kurang percaya diri. gak peduli dia sudah punya atau belum punya kekasih. gak peduli mau pria yang pakai slayer atau peci, apalagi wanita yang pakai baju separuh kekurangan bahan (you can see) atau gadis berjilbab panjang dan rapi. entah mau menutupi diri atau hanya trend agar terlihat lebih baik. gak peduli malam- malam gelap sunyi di samping danau bertelekkan dengan seseorang yang bukan muhrim . semua orang yang lihat memeperhatikan atau tidak dari jalan raya. bahkan setan- setan penunggu danau pun berkomentar" loe manusia apa setan seh???. tempat gue didudukin. siaalaaan"

pelangi sepi mengatakan...

dah jadi umrah hidup

Riz Fathur mengatakan...

wah, jadi inget dulu juga saya begitu :v

Tulisan dan Curhatku mengatakan...

Sama seperti saya.. :D

o2-fresh mengatakan...

konsekwensinya tak mudah.., harus tahan uji seumur hidup, karna yg dilawan adalah hati kecil.
tapi kembali lagi.., jodoh adalah jalan-Nya.., walaupun seolah2 itu adalah pilihan kita.
terimakasih gan atas postingannya.., sangat menarik..

Aga Yuditra mengatakan...

Ya namanya cinta memang aneh..
tapi kalo memang serius untuk berkeluarga, lebih baik yang se-agama, apalagi kalo gak direstui ortu mending jangan dilanjutkan, karena sukses tidaknya seorang anak karena doa dan restu orang tua...

Obat Tradisional Asam Urat mengatakan...

menurut agama pasangan beda agama itud ilarang , bahkan diharamkan oleh agama.
cinta itu memang buta ga pandang agama sama sekali itulah yang disebut cinta itu gila

Oemar mengatakan...

kalo kata Marcell tuh :
Tuhan Memang Satu, Kita Yang Tak Sama.

Edotz Saputra mengatakan...

saya saat ini sedang gelisah karena saat ini saya juga punya pacar beda agama dengan saya ..
sudah 2 tahun lebih saya pacaran ...-_-

B'art mengatakan...

Nice Post,,,nice info,,,terima kasih info nya,,,ijin baca-baca ya gan,,,,,sukses selalu nih buat blog nya

Helena mengatakan...

kl saya, mencintai cewek yang sedang pacaran dengan cowok yang beda agama, saya kasian soalnya, dulu dy suka gwa, tapi gw g puny keberanian nembak dy, eh ketemu di FB dy curhat pacar yang beda agama, T_T akhirnya gw menyesal dan bingung juga, ups sry malah curhat :)

hzndi mengatakan...

im here :)

Nganar mengatakan...

saya ngeri juga gan pacaran beda agama..
takut ntar dah cinta,,g direstui orang tua..

Akita-KUN mengatakan...

Baru2 ini juga ramai di Yahoo She tentang Hub beda Agama.

Jujur aku juga alamin ini, tapi g sempat pacaran istilahnya Sahabat Tapi Cinta wkwkwk

Fandi Adhitya mengatakan...

wah bagus nih

on teknologi mengatakan...

cinta memang tidak harus memiliki setiap insan di bumi ini pasti pernah merasakan yang namanya cinta

alam's the great mengatakan...

nice info

puramoz mengatakan...

pikir pikir lagi nih sebelum menjalin hubungan dengan yang berbeda keyakinan,,.

Tebinfea mengatakan...

Hello dear friend.
Good day.
Teb.

Tips seo simple mengatakan...

Cinta beda agama ya,, kalau di dalam Islam tidak diperbolehjan untuk menikah dengan irang yang berlainan agama dan hukum di Indonesia juga demikian

arief ahsan mengatakan...

sepertinya pacaran beda agama gak boleh deh...

Anonim mengatakan...

Saya juga niatnya menikah dgn yg seiman dulu. Tp ternyata saya bertemu dgn pasangan saya yg beda agama dan kami sudah menikah hampir 10 tahun dgn saling menghormati agama masing2. Kedua putri kami diperbolehkan mengikuti agama saya oleh pasangan saya supaya tdk terjadi kebingungan pd mereka. Meski begitu, saya dan putri2 kami selalu ikut merayakan hr besar agama pasangan saya dgn tulus.

Endang Setyaningsih mengatakan...

saya jg pacaran dg laki2 yg beda keyakinan selama 5th.tp stlh 5th kita putus dkarenakan pihak ketiga karna pihak ktiga mau ikut kyakinan pacar saya,tp saya kecewa bgt. knp smua terjadi setelah 5th.alasanya hanya krn beda keyakinan tp teryta ada yg laen. tp sudahlah.. mgkn itu jalan yg terbaik tuk dia dan aku.
lebih baek cr yg seiman,jujur dan setia. biar gak dkecewakan..

Endang Setyaningsih mengatakan...

saya jg pacaran dg laki2 yg beda keyakinan selama 5th.tp stlh 5th kita putus dkarenakan pihak ketiga karna pihak ktiga mau ikut kyakinan pacar saya,tp saya kecewa bgt. knp smua terjadi setelah 5th.alasanya hanya krn beda keyakinan tp teryta ada yg laen. tp sudahlah.. mgkn itu jalan yg terbaik tuk dia dan aku.
lebih baek cr yg seiman,jujur dan setia. biar gak dkecewakan..

Outbound training malang mengatakan...

kunjungan gan .,.
saat kau kehilangan arah ingatlah masih ada yang menolong mu
dan tetap berdoa mengharap untuk menemukan jalanmu.,.
di tunggu kunjungan balik.na gan.,.

Cintia Wardhana mengatakan...

Bukankah Tuhan itu satu?
beda agama beda keyakinan, menurutku hanyalah beda tradisi untuk menghormati dan meyakini Tuhan
ajarannya pun sama-sama menganjurkan untuk berbuat baik kan?
Saling menghormati itu yang terpenting, bukan hanya pacaran, tapi seluruh umat beragama kan?
jadi menurutku gak masalah

software indonesia mengatakan...

banyak kontroversi gan,,,, ada yg membolehkan dan ada juga yg mengharamkan,,,,

indra jaya siallagan mengatakan...

beda keyakinan tak ada yang salah.. coba bayangkan! indahnya bila perbedaan menjadi 1, walau berbeda yang pasti dihiasi dengan saling menghormati satu sama lain..

saling mengasihi dan saling menghormati


:)

Anonim mengatakan...

.

Tuhan mengatakan...

cinta beda agama....
apakah kalian percaya Tuhan ..
apakah semua manusia adalah ciptaan Tuhan...
apakah Tuhan menginginkan ciptaannya mempermasalahkan perbedaan...
apakah Tuhan menghendaki pertikaian2 yg terjadi karena perbedaan....
apakah Tuhan memberi manusia kuasa utk menentukan agama mana yang paling benar...

manusia mengatakan , ini Tuhan ku , itu Tuhan kamu....

perbedaan agama , ras , suku , budaya , latar belakang , dll...

apakah perbedaan itu menjadikan alasan kita utk memandang sebelah mata...

Tuhan tidak pernah membedakan manusia dari fisik , agama , harta....

manusia sendiri yang menciptakan perbedaan itu...

orang daerah sana , orang daerah sini...

orang negara sana , orang negara sini...

orang agama itu , orang agama ini...

orang suku itu , orang suku ini....

manusia menetapkan :

"cari pacar/pasangan yang se daerah"

"cari pacar/pasangan yang se agama"



larangan pacaran/nikah beda agama berasal dari manusia itu sendiri...
manusia yang fanatik dan ingin perbedaan ini di jadikan dasar utk memaksakan kehendak dan akhirnya akan saling menghancurkan...

perbedaan itu seharusnya tidak menjadikan jarak...

melainkan menjadikan lebih dekat dan keinginan utk mempelajari yang berbeda...

disitulah di tumbuhkan toleransi dan saling menghargai...

Anonim mengatakan...

Mw ga punya agama skalipun klo seseorang itu baik dan yang terbaik bagi kita, jalani saja. :-)

blitari mengatakan...

kalo virus cinta udah merasuk... lautan pun akan di sebrangi.. gunung pun akan di daki...wkwkwkwk

heru jasker mengatakan...

saya juga ada kerabat yang seperti itu min, tapi orangtua mereka belum tau satu sama lain, dan belum tau bagaimana selanjutnya, bingung gan -____-

bagus mengatakan...

sulit memang jika sudah menemukan hal seperti itu, satu sama lain biasanya memang tidak ada yang mau mengalah, tapi tidak sedikit yang memang salah satu dari pihak manapun yang akhirnya berpindah keyakinan

Rioviit mengatakan...

mnurut saya perbedaan agama gag masalah,toh yg menciptakan perbedaan jga Tuhan,
itu semua rencana Tuhan,tpi kitalah yg sering meggagalkan rencana Tuhan,
hidup n masa depan kita ada di Tangan kita broo
jdi jnganlah agama dijadikan faktor kandasnya swatu hubungan pacaran :)

birthday party mengatakan...

skrang sudah banyak skali yg sperti ini pacaran beda agama .

blitari mengatakan...

kalau sudah cinta, rintangan akan mudah dilalui bersama..

Pakistani Shadi mengatakan...

This is a good site to spend time on .I just stumbled upon your informative blog and wanted to say that I have really enjoyed reading your very well written blog posts. I will be your frequent visitor, that's for sure.airport pickup w2

Obat Kolesterol mengatakan...

Harus siap lahir dan batin juga tuh.

asri mengatakan...

ya bingung juga sih kalau membina hubungan pacaran dengan pasangan yang berbeda keyakinan

pacaran beda agama mengatakan...

terimakasih infonya
ini saya ketemu referensi baru tentang pacaran beda agama

http://bajucouple.com/news/article?ncat=75&news_id=17

semoga bermanfaat

afandi aritonang mengatakan...

tapi menurut aq sih saya setuju juga bda agama pcran dan ke jenjang pernikahan
karna harus hidup ini harus saling melengkapi
trima kelebihan dan kekurangan sesama paasangan
namanya jga saling melengkapi kan
tu sih menurut aq

fikran/fiko mengatakan...

mnurut aqu sih pcaran beda agam itu mestinya ada yg hrus mngalah,tpi hrus se izin org ua dulu krna org tualah sgalanyaaa

Obat penghancur tumor mengatakan...

Ane ucapkan terimakasih banyak gan atas inoformasi yang telah agan sampaikannya.

Poskan Komentar